Pada senin tanggal 20 Januari 2019, Pesantren Modern Daarul Uluum Lido mengadakan pertemuan akbar yang melibatkan para guru dan santri DULIDO sebagai pengganti upacara dwi mingguan yang kerap di laksanakan dalam rangka membangun rasa nasionalis dalam jiwa seluruh warga DULIDO. Acara tersebut berlangsung di aula putra tepat pada pukul 07.00 WIB. Tujuan diadakannya adalah untuk mempublikasikan ketentuan yang telah ditetapkan oleh mudir tarbiyatul mu’allimiin al-islamiyah, al-ustad M. Affan Afifi SH.I.

TENGKO (Teng Komando) 1

Pertemuan kali ini mempublikasikan sebuah ketentuan yang akan menjadi kebiasaan dalam menanamkan akhlakul karimah pada diri para santri di pondok pesantren modern ini. “TENGKO” begitulah beliau menyebutnya.

TENGKO adalah singkatan dari teng yang berarti jaros atau bel dan komando yang berarti kami warga DULIDO berpacu dengan jaros atau bel dalam setiap kegiatan. Maka dari itu, walaupun kami telah memiliki bel modern, mudir  mewajibkan santri-santrinya putra maupun putri untuk memiliki bel tradisional. Selain sebagai peringatan salat lima waktu, bel / jaros tersebut juga digunakan sebagai peringatan waktu ekskul, makan, belajar malam, kanis ( membersihkan pesantren ) dsb. Dengan diadakannya jaros  ini akan selalu mengingatkan kita betapa pentingnya menghargai waktu. Mudir  pun menambahkan dalam penyampainnya bahwa seluruh warga DULIDO wajib memiliki kedisiplinan dalam waktu, karena untuk menjadi sukses kita harus bisa memanfaatkan setiap detik dalam hidup kita.

Antusias santri semakin bertambah ketika mudir membacakan peraturan-peraturan kedisiplinan baru di awal semester genap ini. Mulai dari aturan berpakaian, perizinan, tingkah laku dan kebiasaan santri yang telah terinci lengkap dalam tata tertib pesantren. Dengan adanya pembacaan peraturan-peraturan ini diharapkan semua santri bisa mematuhinya dengan ikhlas, sebagai perwujudan rasa cintanya kepada pondok.

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam setengah, acara berakhir pada pukul 08.30 WIB. Para santri kembali pada rutinitasnya sebagai seorang pelajar di kelasnya masing-masing. Begitulah mudir mendidik kami santri Daarul Uluum Lido dalam disiplin waktu.