Grand Final Speech Contest ke 7

Grand Final Speech Contest ke 7

DaarulUluumLido.comSpeech Contest adalah perlombaan pidato yang melatih kemampuan seseorang untuk dapat berbicara dan melatih kepercayaan diri untuk dapat tampil di depan umum. Speech Contest ini merupakan salah satu ajang kontes bidang kebahasaan santri di pesantren yang ditanggungjawabi oleh Himpunan Santri Daarul ‘Uluum Lido (HISADA) khususnya Bagian Bahasa dan dinaungi oleh Litbang (Penelitian dan Pengembangan) Kebahasaan dan Keilmuan Pesantren.

Speech Contest adalah perlombaan pidato yang melatih kemampuan seseorang untuk dapat berbicara dan melatih kepercayaan diri untuk dapat tampil di depan umum

Grand Final Speech Contest diselenggarakan pesantren pada Rabu, (02/12/2021) di Aula Multazam. Perlombaan ini melibatkan sebagian santri yang menjadi peserta perlombaan, dan sebagiannya lagi menjadi penonton. Perlombaan ini dimulai pada pukul 20.00 WIB s.d pukul 23.00 WIB dan juri pada grand final ialah Usth. Siti Nuraini S.Pd, Ust. Muhammad Fachrurrazi S.Pd, Ust. Suhud S.Pd.I, Ust. Taqiyyudin S.Pd, dan Ust. Muhammad Rizky.

Setiap peserta yang tampil diberikan komentar oleh para juri mengenai kekurangan pada bagian salam pembuka, ucapan penghormatan, dan ucapan rasa syukur hingga esensi tema pidato yang disampaikan. Santri yang menjadi peserta perlombaan Speech Contest merupakan perwakilan terbaik antar asrama/gedung. Perlombaan ini terbagi menjadi tiga bahasa yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Untuk lebih memeriahkan perlombaan tersebut dikombinasikan dengan perlombaan bernyanyi yang dinamakan Rising Star.

Juara Speech Contest

Pemenang perlombaan Speech Contest
Nomer IndukNamaJuaraKelasFoto
196244Ihsan Adz DzakyJuara 1 Pidato Bahasa Arab3 E (SMP) Grand Final Speech Contest ke 7 1
204080Desti SeptianaJuara 2 Pidato Bahasa Arab3 Intensif B (IIS) Grand Final Speech Contest ke 7 2
196029M. Rafli Aditya RohmanJuara 3 Pidato Bahasa Arab3 C (MTs) Grand Final Speech Contest ke 7 3
204123Katrin Adha NandiniJuara 4 Pidato Bahasa Arab3 Intensif B (IIS) Grand Final Speech Contest ke 7 4
214088Nensi sakharaniJuara 1 Pidato Bahasa Inggris1 Intensif B Grand Final Speech Contest ke 7 5
186028Fatimah ZahraJuara 2 Pidato Bahasa Inggris4 C (MIA) Grand Final Speech Contest ke 7 6
196004Ahmad Nabil RangkutiJuara 3 Pidato Bahasa Inggris3 B (MTs) Grand Final Speech Contest ke 7 7
186214Muhammad AlfahrizyJuara 4 Pidato Bahasa Inggris4 E (IIS) Grand Final Speech Contest ke 7 8
186095Haura Nava LibnaJuara 1 Pidato Bahasa Indonesia4 B (MIA) Grand Final Speech Contest ke 7 9
196092M. Son Haji Zianul IhsanJuara 2 Pidato Bahasa Indonesia3 B (MTs) Grand Final Speech Contest ke 7 10
206104Muhamad Saepul Ma'rifJuara 3 Pidato Bahasa Indonesia2 B (SMP) Grand Final Speech Contest ke 7 11
214047Naura Novri Intania KhaerunnisaJuara 4 Pidato Bahasa Indonesia1 Intensif B Grand Final Speech Contest ke 7 12
186182Haura Alfahira RanjaniJuara 1 Rising Star4 B (MIA) Grand Final Speech Contest ke 7 13
196231Rasya Ananda RizyukaJuara 2 Rising Star3 F (SMP) Grand Final Speech Contest ke 7 14
186073Davita Pratami Suwardi PutriJuara 3 Rising Star4 F (IIS) Grand Final Speech Contest ke 7 15
196147Fawwaz Alwi IlhaamiyJuara 4 Rising Star3 F (SMP) Grand Final Speech Contest ke 7 16

Bagian yang mendebarkan terdapat pada akhir kegiatan, yaitu pengumuman juara umum. Juara umum Speech Contest ke-7 ini diraih oleh Gedung German yang diketuai oleh Mayla Azmi. Juara favorit diraih oleh Gedung Archopolis yang diketuai oleh Syakiraazaliyah. Gedung paling disiplin diraih oleh Gedung London yang diketuai oleh Muhammad Rizki Ramadhan. Gedung paling kreatif diraih oleh Alexandria yang diketuai oleh Fathan Yusuf. Serta anggota terfavorit diraih oleh Taqarrub Pinunggul dari kelas 1.

Tujuan pesantren mengadakan Speech Contest ini ialah tak lain dan tak bukan lagi untuk menjadikan para santri Daarul ‘Uluum Lido agar lebih bersemangat untuk belajar terutama dibidang kebahasaan, karena bahasa ialah alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi sesama manusia, sebagaimana dengan semboyan pesantren ini “Bahasa Adalah Mahkotanya Pesantren”

Red. Naim

Editor. Fakhri Putra Tanoto

اللغة تاج المعهد

Penganugerahan Bintang Pelajar, Khadimul Mahad: Ada dua hal yang berperan dalam keberhasilan setiap santri

Penganugerahan Bintang Pelajar, Khadimul Mahad: Ada dua hal yang berperan dalam keberhasilan setiap santri

Pesantren menggelar Penganugerahan Bintang Pelajar (Takriimul Mutafawwiqin) pada hari Selasa (16/11/2021) di Aula Multazam. Setelah selama 8 hari masa Penilaian Tengah Semester (PTS) dilaksanakan yang terhitung dari tanggal 11/10 s.d 18/10. Penganugerahan Bintang Pelajar merupakan kegiatan apresiasi Pesantren kepada santri berprestasi atas pencapaian pembelajaran dan ujian yang dilihat dari nilai rata-rata secara komprehensif.

Bintang Pelajar pasca Penilaian Tengah Semester (PTS) tahun ajaran 2021/2022 ini adalah yang pertama digelar oleh pesantren, biasanya penganugerahan tersebut digelar setelah Penilaian Akhir Semester (PAS)

Penganugerahan Bintang Pelajar pasca Penilaian Tengah Semester (PTS) semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 ini adalah yang pertama digelar oleh pesantren, biasanya penganugerahan tersebut digelar setelah Penilaian Akhir Semester (PAS). Hal ini dilakukan dengan tujuan agar dapat menjadi tolak ukur sejauh mana kesungguhan para santri dalam belajar, serta menjadi evaluasi bagi wali kelas serta guru-guru guna mempersiapkan pengajaran yang lebih efektif.

Kiai M. Yazid Dimyati, S.Th.I, Lc. selaku Khadimul Mahad Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido memberikan pesan pada pegelaran Penganugerahan Bintang Pelajar, “Mengejar prestasi itu adalah sebuah ukuran seseorang dalam bersungguh-sungguh. Lalu bagaimana bila sudah bersungguh-sungguh tapi belum berprestasi? Kiai Yazid menjelaskan bahwa bagi siapapun yang sudah bersungguh-sungguh, maka sesungguhnya ia sudah berprestasi.”

Adapun selanjutnya, Kiai M. Yazid Dimyati menyampaikan agar setiap santri mengingat bahwa keberhasilan seseorang tidaklah murni jeri payah ia sendiri, akan tetapi ada dua hal yang berperan dalam keberhasilan setiap santri. Pertama, adalah doa yang selalu terpanjatkan oleh orang tua. Kedua, adalah keikhlasan dan kesungguh-sungguhan guru dalam mengajar. Pada kesempatan kali ini pun beliau bercerita dan bertahaddust bi ni’mah bahwa beliau selama menjadi santri tidak pernah keluar dari tiga besar. Setelah beliau telisik, ternyata almarhumah Hj. Nyai Siti Sa’diyah, ibu beliau, tidak pernah luput mendoakan beliau saat menjadi santri, dan almarhumah memiliki mushaf khusus yang beliau pakai untuk mendoakan Kyai Yazid waktu santri setiap setelah membaca Al-Quran.

Berikut nama peraih bintang kelas peringkat 1, 2 dan 3:

KelasNama SantriPeringkatNilai Rata - Rata
1 A (MTs)Muhamad Aldir Muharam Direz180,1
1 B (MTs)Sayyid Hamid Rasikh165,4
1 C (MTs)Muhammad Adrian Wicaksana175,2
1 D (SMP)Syam Rifqi Nurijal170,8
1 E (SMP)Muhammad Fahmi Y.181,1
1 F (SMP)Muhammad Manda Rizky184,7
1 G (MTs)Sausani Athira Jinan182,8
1 H (MTs)Faiha Adhwa Anwari185,8
1 I (MTs)Alivia Rahmawati173,7
1 J (SMP)Q'nanti Albira Magfirani182,3
1 K (SMP)Tazkia Nurmaulida182,2
1 Intensif AFauzan Ibnu Zaen Nasution188,5
1 Intensif BIndriyani Nurfadilah190,2
2 A (SMP)M Rd Dendang Manua Rasya R173,9
2 B (SMP)Zia Rezvan Firdaus183,7
2 C (SMP)Al Fathir Fauzi163,6
2 D (MTs)Ahmad Sabani189,3
2 E (MTs)Khairul Rasyid166,2
2 F (MTs)Muhammad Kemal Fasha171,3
2 G (SMP)Azzahra Ainun Nizma181,4
2 H (SMP)Edlyn Nidya Safira185,4
2 I (MTs)Alisya Khairunnisa Qurrata Aini175,4
2 J (MTs)Dinda Lydia Fitrah173,6
2 K (MTs)Nafisa Zahra Saida175,2
3 A (MTs)Akhdan188,6
3 B (MTs)M. Son Haji Zianul Ihsan185,6
3 C (MTs)Rafi Abdullah Miftah177,0
3 D (SMP)Muhammad Kaysan Abdurrahman173,5
3 E (SMP)Muhammad Azzam As-Syathibi183,3
3 F (SMP)Adlen Alfarabi172,2
3 G (MTs)Salwa Rahadatul Aisy187,8
3 H (MTs)Firyal Ghaliyyah Anwari186,0
3 I (MTs)Icha Khoerunisa188,9
3 J (SMP)Bilqis Ayu Sabrina187,3
3 K (SMP)Siti Fauziah Septiani180,1
3 Intensif A (MIA)Rizki Fajrian Nurali Syahbana189,9
3 Intensif B (IIS)Nayla Putri192,1
3 Intensif C (IIS)Nida Murwandini183,1
4 A (MIA)Muhammad Haikal176,5
4 B (MIA)Salma Rahma Kamila187,6
4 C (MIA)Nayla Zahra Nirwana182,4
4 D (IIS)Haikal Yusron163,4
4 E (IIS)Muhammad Alfahrizy166,1
4 F (IIS)Riri Adristi Septiani178,8
5 A (MIA)Ahmed Fadhlen Anwari178,3
5 B (MIA)Dinda Camila182,6
5 C (MIA)Dinda Aulia Safitri181,5
5 D (MIA)Nayla Dhiya Muthiah185,6
5 E (IIS)Rayyanul Faiz164,1
5 F (IIS)Rizky Dwi Nurhanafi164,8
5 G (IIS)Shofia Nur Kamalia180,8
5 H (IIS)Fairuz Yumna Azizah183,2
1 A (MTs)Mulki Haidar Asyqar277,3
1 B (MTs)Rikza Husni Mubarok262,8
1 C (MTs)Muhammad Ayub Ilyas270,9
1 D (SMP)Moch Ikhsan268,5
1 E (SMP)Zizou Muiz Khalifah Hakim280,5
1 F (SMP)Muhammad Firly Andieka Putra277,1
1 G (MTs)Diana Nabila282,7
1 H (MTs)Syahda Nuha Al Karomah280,8
1 I (MTs)Marsha Luthfiyah Siregar272,3
1 J (SMP)Salma Yasir Askar278,2
1 K (SMP)Siti Ma'rifah275,5
1 Intensif ARaja Maulana288,1
1 Intensif BAgnia Sabila289,3
2 A (SMP)M. Z. Alfadh Fakhri Arifin273,7
2 B (SMP)Muhamad Dzikri275,7
2 C (SMP)Mohammad Rafi Akmal261,8
2 D (MTs)Fathir Hafidzuddin273,9
2 E (MTs)Mohammad Rafi Akmal261,8
2 F (MTs)Davi Saputra259,3
2 G (SMP)Giany Naominabila280,4
2 H (SMP)Zahrani Nur Azkiya272,2
2 I (MTs)Nadiva Alfi Zayana S272,8
2 J (MTs)Ashfa ' Athiifah Manurung273,5
2 K (MTs)Farihah Marzukiyah267,2
3 A (MTs)Ibnu Faqih285,5
3 B (MTs)Ahmad Nabil Rangkuti281,9
3 C (MTs)Muhamad Faiz274,5
3 D (SMP)Fikar Fachmi Alghifari268,5
3 E (SMP)Ihsan Adz Dzaky272,6
3 F (SMP)Ahmad Faqihuddin262,8
3 G (MTs)Siti Aisyah (S)282,5
3 H (MTs)Meywarhani Sri Rejeki284,8
3 I (MTs)Delia Nurazizah Kh283,0
3 J (SMP)Aghitsna Efsia Wafa286,2
3 K (SMP)Rena Dyah Ayu Prasiwi279,9
3 Intensif A (MIA)Fariz Safa Kurniawan284,3
3 Intensif B (IIS)Rizka Siti Nurfadlila291,7
3 Intensif C (IIS)Meliani282,7
4 A (MIA)Agung Kurniawan275,6
4 B (MIA)Fitri Fauziah279,3
4 C (MIA)Dewi Sinthia278,6
4 D (IIS)Muhammad Hafidz Aslam260,9
4 E (IIS)Ahnaf Sajid El-Qodri261,1
4 F (IIS)Siti Fatimah Azzahra268,7
5 A (MIA)Khoirul Roziqin277,5
5 B (MIA)Haliza Fitriah Yusuf282,2
5 C (MIA)Arfiyah280,3
5 D (MIA)Salma Rahmadina283,3
5 E (IIS)Akbar Trisna Jaya263,6
5 F (IIS)Rifky Shaoma Ahlan Malika259,0
5 G (IIS)Milanti Listiandanti278,1
5 H (IIS)Syahra Syawalia279,4
1 A (MTs)Muhammad Wildan Gufroni376,6
1 B (MTs)Ramadhan Syah361,5
1 C (MTs)Zoelian Abhinaya368,2
1 D (SMP)Rafa Ludya Praja Mesty368,3
1 E (SMP)Riffat Hafiz Zakir378,9
1 F (SMP)Seftyan Damar Putra370,6
1 G (MTs)Aqela Khalisha382,4
1 H (MTs)Naifa Rahma Salsabila375,3
1 I (MTs)Nayla Annisaa Faaza371,5
1 J (SMP)Andieni Syahla Ardiansyah374,7
1 K (SMP)Sabrina Novesia Putri373,7
1 Intensif AAdnan Syaiban Ulya385,3
1 Intensif BSiti Jasmine Syifa Almira389,2
2 A (SMP)Maharesi Satrio Wardoyo363,9
2 B (SMP)Ardin Takia Ramadhan366,0
2 C (SMP)Muhammad Zulkharnain Fadli361,4
2 D (MTs)Harits Khusyu Abdillah370,7
2 E (MTs)Sultan Rakha Arkana354,6
2 F (MTs)Fawwaz Adnan Ajriya Amaly348,9
2 G (SMP)Ilma Aiy Nur Rahmat376,3
2 H (SMP)Renata Putri Diviola367,5
2 I (MTs)Zalfa Ahiyah Putri372,4
2 J (MTs)Syfa Hafizhah Ramadhani Nur. R373,2
2 K (MTs)Farah Rizqiana363,4
3 A (MTs)Fakhri Rizki Maulana380,9
3 B (MTs)Gifari Mugits381,9
3 C (MTs)M. Rafli Aditya Rohman373,9
3 D (SMP)Anugrah Manda Putra Daulay367,5
3 E (SMP)Muhammad Fabe Faridhan Muftie372,3
3 F (SMP)Kevin Januar360,8
3 G (MTs)Najwa Alifiyah380,7
3 H (MTs)Keisya Rizkia384,7
3 I (MTs)Syifa Fathimatuz Zahra383,0
3 J (SMP)Intan Putri Nuranbia383,2
3 K (SMP)Arlita Feriska Nugraha377,2
3 Intensif A (MIA)Ahmad Fathi Ridwan375,3
3 Intensif B (IIS)Katrin Adha Nandini385,9
3 Intensif C (IIS)Neisya Elvetta Madaris381,7
4 A (MIA)M. Abdul Azis Badrudin367,7
4 B (MIA)Nurul Fauziyah376,0
4 C (MIA)Nazwa Fristy Mazaya P375,4
4 D (IIS)Naufal Fu'ad Al Hafizh356,0
4 E (IIS)Bisri Hafi Ahmad359,6
4 F (IIS)Dhira Nirmala Basri366,8
5 A (MIA)Muhamad Faishal Rizqi Pratama369,8
5 B (MIA)Najwa Ulinnuha Hanifah378,6
5 C (MIA)Nazwa Aprillia Wahyudi378,6
5 D (MIA)Nazwa Mutia Salma381,9
5 E (IIS)Achmad Sofian Ali357,0
5 F (IIS)Moch Anwar Fawzi357,8
5 G (IIS)Nabilah Amelia Putri378,0
5 H (IIS)Natasya Ramadanti377,2

Berikut nama peraih bintang utama:

KelasNama SantriPeringkatNilai Rata - RataFoto
1 H (MTs)Faiha Adhwa Anwari185,8Faiha Adhwa Anwari
1 F (SMP)Muhammad Manda Rizky284,7Muhammad Manda Rizky
1 G (MTs)Sausani Athira Jinan382,8Sausani Athira Jinan
2 D (MTs)Ahmad Sabani189,3Ahmad Sabani
2 H (SMP)Edlyn Nidya Safira285,4Edlyn Nidya Safira
2 B (SMP)Zia Rezvan Firdaus383,7Zia Rezvan Firdaus
3 I (MTs)Icha Khoerunisa188,9Icha Khoerunisa
3 A (MTs)Akhdan288,6Akhdan
3 G (MTs)Salwa Rahadatul Aisy387,8Salwa Rahadatul Aisy
4 B (MIA)Salma Rahma Kamila187,6Salma Rahma Kamila
4 C (MIA)Nayla Zahra Nirwana282,4Nayla Zahra Nirwana
4 B (MIA)Fitri Fauziah379,3Fitri Fauziah
5 D (MIA)Nayla Dhiya Muthiah185,6Nayla Dhiya Muthiah
5 D (MIA)Salma Rahmadina283,3Salma Rahmadina
5 H (IIS)Fairuz Yumna Azizah383,2Fairuz Yumna Azizah
1 Intensif BIndriyani Nurfadilah190,2Indriyani Nurfadilah
1 Intensif BAgnia Sabila289,3Agnia Sabila
1 Intensif BSiti Jasmine Syifa Almira389,2Agnia Sabila
3 Intensif B (IIS)Nayla Putri192,1Nayla Putri
3 Intensif B (IIS)Rizka Siti Nurfadlila291,7Rizka Siti Nurfadlila
3 Intensif A (MIA)Rizki Fajrian Nurali Syahbana389,9Rizki Fajrian Nurali Syahbana

Pewarta: Fakhri Putra Tanoto

Khadimul Mahad: Pesantren Saat Ini Fokus dalam Pembangunan Karakter Santri atau Alumni untuk Menjadi Khadimul Ummah

Khadimul Mahad: Pesantren Saat Ini Fokus dalam Pembangunan Karakter Santri atau Alumni untuk Menjadi Khadimul Ummah

Kiai M. Yazid Dimyati, S.Th.I., Lc. selaku Khadimul Mahad Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido memberikan sambutan dan pengantar pada kegiatan Silaturahmi Digital Ikada 3 Benua 1 Muara, Sabtu (23/10/2021). Terdapat 3 hal yang disampaikan beliau dalam kegiatan tersebut, hal ini sesuai dengan informasi yang perlu diketahui oleh para alumni berdasarkan visi, misi, dan orientasi pesantren serta almarhum pendiri Drs. KH. Ahmad Dimyati terhadap alumninya.

1. Mulai pertahun 2021 dan seterusnya segala hal kebijakan pesantren dikembalikan kepada satu bagan pimpinan yaitu Khadimul Mahad. Pada turunan struktur ini ke bawahnya ada direktur-direktur seperti Direktur Pengajaran TMI, Direktur Tahfizh, Direktur Pengasuhan, Direktur Litbang, Direktur Sarana Prasarana, dan lain-lain yang selengkapnya nanti bisa dicek di website www.daarululuumlido.com

2. Pada usia pesantren yang ke-25 tahun. Pesantren memiliki 3 cabang, yaitu:

– (Kampus 1) Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido, klik di sini.

– (Kampus 2) Pesantren Modern Kulliyyatul Al-Naasyiin Al-Islamiyyah (Kulni), klik di sini.

– (Kampus 3) Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido, klik di sini.

3. Khadimul Mahad mengajak dan berpesan sebagaimana harapan pesantren terhadap alumni bahwa untuk membangun peradaban rabani dan tarbawi harus di awali dengan pendidikan. Sehingga kunci dari peradaban adalah ilmu, maka fokus dan konsentrasilah dalam pendidikan sebagaimana Rasulullah Saw membangun peradaban.

Khadimul Mahad: Pesantren Saat Ini Fokus dalam Pembangunan Karakter Santri atau Alumni untuk Menjadi Khadimul Ummah 21

Adapun selanjutnya, Kiai Yazid Dimyati menyampaikan perihal harapan pesantren terhadap para alumni Dulido di antaranya yaitu aspek semangat dalam membangun peradaban Rabbani dan Tarbawi.

“Yaitu semangat membangun peradaban Rabbani dan Tarbawi. yang ditekankan di sini ialah kita harus yakin bahwa dalam membangun peradaban tersebut kuncinya adalahi pendidikan,” tutur Kiai Yazid Dimyati dalam webinar virtual, melalui Youtube Daarul Uluum Lido. Sabtu (23/10/2021).

Oleh sebab itu, lebih lanjut Kiai Yazid menyampaikan bahwa dengan kunci pendidikan ini. beliau mengajak seluruh alumni untuk fokus dan yakin dalam hal pendidikan.

Selain itu, Kiai Yazid menjelaskan lebih lanjut perihal visi ke depan untuk Daarul Uluum Lido. yaitu bahwasanya untuk mengembangkan pesantren bukan memperbanyak institusi atau lembaga. Namun, memperbanyak alumni sebagai kader umat.

“Dalam pandangan saya, untuk dulido ini bukan institusinya, bukan lembaganya yang harus kita perbanyak. Untuk alumni Daarul Uluum Lido yang harus diperbanyak itu adalah kader umatnya, jadi Khadimul Ummah-nya,” tutur Kiai Yazid Dimyati, Sabtu (23/10/2021).

Berdasarkan dengan hal itu, atas visi yang disampaikan oleh Kiai Yazid Dimyati memberikan saran kepada seluruh alumni untuk dapat memiliki program berbasis kader umat.

“Bahwa saya punya visi, ini gimana ikada-ikada ini yang ada itu bisa membuat program semacam kader umat,” tutur Kiai Yazid.

Selanjutnya, harapan untuk ikada ke depannya yaitu bahwa setiap ikada harus memiliki database.

Database ini penting, bukan untuk koleksi data, bukan. Bukan juga hanya sebagai catatan daftar list alumni-alumni, bukan. Maksudnya di sini yaitu kita ingin mengukur dan mengevaluasi sejauh mana kemudian tingkat kemanfaatan alumni berperan di masyarakat,” tutur Kiai Yazid lebih lanjut.

Diakhir penutup penyampaiannya, Kiai Yazid berpesan bahwasanya bukan sebuah materi atau fisik yang menjadi suatu tolak ukur pesantren. Akan tetapi, seberapa banyak prestasi dan kebermanfaatan alumni yang sudah dituai dan dirasakan oleh masyarakat.

Pewarta: Fakhri Putra Tanoto & Siti Humaeroh