CIGOMBONG, LIDO – Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido kembali memperkuat langkah inovasinya melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Trisakti, Jakarta. Sinergi ini diwujudkan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tingkat nasional yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Diktisaintek).
Program ini resmi disosialisasikan di Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido, dihadiri oleh tim pakar Universitas Trisakti, jajaran pimpinan pesantren, asatidz, tim IT, serta perwakilan santri pada jumat, 19 Juni 2026.
Solusi Berbasis AI untuk Karir, Pendidikan dan Kesehatan Mental

Program PKM yang diusung bertajuk “Pemberdayaan Santri Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido melalui Implementasi Aplikasi Smart Career Center Peduliku Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Perencanaan Karir, Pendidikan, dan Kesehatan Mental.”
Ketua Tim PKM Universitas Trisakti, Syandra Sari, M.Kom., menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil observasi mendalam yang telah dilakukan sejak November 2025. “Kami membawa tim multidisiplin yang terdiri dari ahli sistem informasi hingga praktisi medis untuk memberikan dampak nyata. Aplikasi Smart Career Center ini dirancang khusus untuk memetakan masa depan santri serta mengintegrasikan data alumni secara masif dengan bantuan kecerdasan buatan,” ujar Syandra.
Digitalisasi Alumni Menyongsong Milad ke-30

Direktur Program Tahfidz Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido sekaligus Kepala Career Center, Ust. Dr. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed., menyambut antusias kehadiran teknologi ini. Mewakili Pimpinan Pesantren, Kyai Mohammad Yazid Dimyati, S.Th.I., Lc., yang saat ini tengah menghadiri Peringatan 1 Abad Gontor, Ustaz Tubagus menekankan pentingnya digitalisasi data dalam menyongsong Milad ke-30 Pesantren.
“Dalam tiga dasawarsa ini, pesantren telah melahirkan banyak alumni yang tersebar di berbagai sektor. Isu utama kami adalah tracer study dan konsolidasi basis data agar dapat terhimpun dengan baik. Aplikasi Smart Career Center ini menjadi ‘jembatan emas’ bagi alumni di bidang dakwah, profesional, maupun bisnis agar dapat saling bersinergi,” tutur beliau.
Selain itu, pesantren akan mengintegrasikan sistem ini dengan aplikasi internal “Peduliku”. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem E-Santri dan portofolio digital yang memudahkan santri dalam menyimpan rekam jejak prestasi, sertifikat, dan administrasi akademik secara cloud-based untuk keperluan studi lanjut maupun jenjang karir.
Sesi sosialisasi diakhiri dengan komitmen kolaborasi teknis antara tim IT Pesantren, bersama tim ahli dari Universitas Trisakti. Fokus utama kolaborasi ini adalah sinkronisasi data dan pemantapan infrastruktur sistem.
Inovasi ini ditargetkan untuk menjalani soft launching pada puncak perayaan Milad ke-30 Pesantren bulan depan, sekaligus menegaskan posisi Daarul ‘Uluum Lido sebagai lembaga pendidikan Islam yang adaptif, modern, dan futuristik di era transformasi digital. (MEDIA/DU-Lido)
