Lido, 24–27 Agustus 2025 Pesantren Modern Daarul Uluum Lido kembali menggelar gerakan literasi pesantren melalui Ngaji Literasi 2025 yang berlangsung selama empat hari, mulai Minggu hingga Rabu (24–27 Agustus 2025). Rangkaian kegiatan ini menghadirkan beragam agenda inspiratif, mulai dari bedah film, motivasi santri bersama alumni, pemanfaatan digital yang sehat, pelatihan desain dan ilustrasi, pelatihan editor, workshop jurnalistik, hingga bazar buku.

Bedah Film: Cinta dalam Doa

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 7

Pada hari pertama kegiatan dibuka dengan pemutaran dan bedah film Cinta dalam Doa, adaptasi dari novel Surat untuk Kinasih karya Dr. Saiful Falah. Dalam sambutannya, Dr. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed., menyampaikan rasa bangga karena Daarul Uluum Lido menjadi pelopor Ngaji Literasi yang kini telah diikuti lebih dari 400 pesantren di Indonesia. Bedah film ini dipandu oleh moderator Ustazah Rina Rusdianingsih, S.Pd., dengan penuh antusiasme dari para santri.

Motivasi Santri: Success Story Alumni

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 8

Hari kedua diisi dengan Motivasi Santri menghadirkan Ustadz Reza Wibisono — alumni Daarul Uluum Lido yang kini dikenal sebagai pengusaha dan penulis.

Dalam pemaparannya, Ust. Reza menekankan pentingnya kesiapan santri untuk berdakwah, berdaya, dan berkarya di era digital. Menurutnya, Digitalisasi hanyalah kendaraan, sementara ilmu dan akhlak adalah bahan bakarnya dan kesuksesan sejati harus ditopang oleh peningkatan spiritualitas.

Seminar Literasi Digital

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 9

Selanjutnya, pada Selasa (26/8), dilaksanakan Seminar Literasi Digital – Internet Sehat dengan narasumber MatahariTimoer (Mas Emte).

Mas Emte mengupas pentingnya kesadaran terhadap dampak negatif keterbukaan informasi dan mengenalkan empat pilar literasi digital: Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital. Selain seminar, kegiatan juga dilengkapi dengan pelatihan desain, illustrator klinik, dan editor klinik, yang semakin memperkaya keterampilan santri di bidang kreatif digital.

Workshop Jurnalistik

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 10

Sebagai penutup, Rabu (27/8), para santri mengikuti Workshop Jurnalistik bersama Dodi Mawardi. Menurut Dodi, Nabi Muhammad SAW telah memberikan teladan bagaimana menjadi “jurnalis ideal” yang menyampaikan kebenaran dengan akhlak mulia. Workshop ini memberikan bekal penting bagi santri agar mampu menjadi penulis dan jurnalis yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

Meneguhkan Santri Go Digital

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 11

Rangkaian Ngaji Literasi 2025 di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido membuktikan komitmen kuat pesantren dalam membekali santri menghadapi tantangan zaman. Dari bedah film, motivasi sukses, literasi digital, hingga keterampilan jurnalistik, seluruh agenda meneguhkan peran santri sebagai generasi yang siap berdakwah, berdaya, dan berkarya di era digital dengan tetap menjunjung tinggi akhlak dan spiritualitas. (red: silah).

Ngaji Literasi 2025 Di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido: Santri Siap Berdakwah, Berdaya, Dan Berkarya
Ngaji literasi 2025 di pesantren modern daarul uluum lido: santri siap berdakwah, berdaya, dan berkarya 12