Sukabumi- Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan pengajian alumni Pesantren Modern Daarul Uluum Lido yang digelar di Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan bertajuk Pengajian Hadrah Nailul Khairat Azmiyah ini dihadiri para alumni dari Sukabumi dan Bandung Raya. Momentum ini menjadi ajang mempererat ukhuwah, dan memperkuat spiritualitas di bulan suci Ramadan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pesantren, Kyai. Mohammad Yazid Dimyati, S.Th.I.Lc., beserta jajaran asatidz. Turut hadir Ketua Yayasan Masjid Sejuta Pemuda, Ustadz. Muhammad Sanusi, yang menyambut hangat para tamu undangan.

Dalam pengantarnya, Kyai Yazid menjelaskan makna Hadrah Nailul Khairat sebagai bagian dari zikir yang memiliki akar kuat dalam khazanah tasawuf. Ia juga meluruskan pemahaman masyarakat bahwa hadrah bukan sekadar zikir, melainkan amalan dengan sanad keilmuan yang jelas.

Sambutan Ketua Yayasan Masjid Satu Juta Pemuda

Image 1
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 7

Dalam sambutannya, Ustaz Muhammad Sanusi menyampaikan rasa haru atas kehadiran para Kyai dan alumni IKADA serta para jamaah umum yang mengikuti pengajian. Ia menegaskan bahwa masjid yang dikelolanya merupakan rumah Allah yang harus dimakmurkan bersama, bukan dimiliki secara pribadi. Masjid Sejuta Pemuda dikenal luas karena program khidmahnya, terutama selama Ramadhan dengan menyelenggarakan kegiatan pengajian, dan menyediakan makanan berbuka gratis setiap hari bagi masyarakat.

“Kami di sini bukan pemilik masjid, tetapi pelayan tamu-tamu Allah,” ujarnya.

Program ini menjadi inspirasi nyata bagaimana masjid dapat hadir sebagai pusat pelayanan umat.

Spirit Pengabdian Alumni

Dr. Rinaldi Supriadi, M.pd. Memberikan Sambutan Selaku Perwakilan Dari Alumni
Dr. Rinaldi supriadi, m. Pd. Memberikan sambutan selaku perwakilan dari alumni

Perwakilan alumni, Dr. Rinaldi Supriadi, M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas ilmu yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai pesantren terus hidup dalam pengabdian para alumni di tengah masyarakat.

“Ijazahmu adalah pengabdianmu kepada masyarakat.”

Moto tersebut, menurutnya, menjadi landasan utama dalam menjalankan peran sosial dan dakwah di berbagai bidang kehidupan.

Apresiasi Khadimul Ma’had untuk Masjid Sejuta Pemuda

Image
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 8

Dalam tausiyahnya, Kyai Yazid memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Masjid Sejuta Pemuda atas dedikasi mereka dalam melayani umat. Ia menilai program-program khidmat kepada umat dan berbagi makanan dalam jumlah besar setiap hari merupakan bentuk dakwah nyata (dakwah bil hal) yang patut diteladani oleh masjid-masjid lain di Indonesia.

Penguatan Ikatan Ilmu (Silatul ‘Ilm)

Khadimul Ma’had menegaskan bahwa pertemuan antara guru dan murid dalam acara ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan terjalin karena ikatan ilmu.

“Alhamdulillah kita bersyukur ke hadirat Allah bahwa kita dipertemukan, dipersatukan karena satu ikatan, yaitu silatul ilm. Karena ilmulah guru bertemu dengan murid, dan murid menjadi santri di pesantren,” ungkapnya.

Menurutnya, hubungan ini bersifat ruhani dan tidak terputus oleh ruang dan waktu, sehingga harus terus dijaga dan diperkuat.

Undangan Haul Akbar K.H. Ahmad Dimyati

Image 3
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 9

Dalam kesempatan tersebut, Khadimul Ma’had juga mengundang seluruh alumni—bahkan siapa pun yang pernah tersambung sanad keilmuan—untuk menghadiri Haul Akbar pendiri pesantren pada tanggal 27 Juni 2026.

“Kami minta tidak cukup di doakan dari jauh. Almamatermu memanggilmu untuk dikunjungi dan diziarahi.”

Menurutnya, dalam pandangan ulama tasawuf, para ulama dan orang saleh tetap hidup dalam kemuliaan di sisi Allah, sehingga ziarah menjadi bentuk penghormatan sekaligus penguat ikatan ruhani.

Penyerahan Wakaf dan Cenderamata

Image 2
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 10

Sebagai bentuk dukungan terhadap kemakmuran masjid, dilakukan penyerahan wakaf 50 mushaf Al-Qur’an serta bantuan kurma dari para panitia IKADA Sukabumi dan Bandung.

Selain itu, dilakukan pula pertukaran cenderamata antara pihak pesantren, IKADA Sukabumi dan Bandung, dan pengurus masjid sebagai simbol sinergi dan kebersamaan.

Image 4
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 11
Image 5
Silaturahmi ramadhan, ikatan alumni daarul uluum lido (ikada) sukabumi, dan bandung gelar pengajian nailul khairat di masjid sejuta pemuda 12

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ust. Drs. Ahmad Yani, M.Pd.I., memohon keberkahan bagi seluruh hadirin, pesantren, serta umat Islam secara umum.

Kegiatan berakhir tepat saat azan Magrib berkumandang dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan, ukhuwah, dan keberkahan. (red:silah)