Bogor — Ikatan Alumni Daarul ‘Uluum (IKADA) Regional Bogor menggelar Pengajian Alumni dalam rangka menyambut Milad Tiga Dasawarsa (30 Tahun) Pesantren Modern Daarul Uluum Lido, pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Masjid Raya Bogor. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda awal dari rangkaian peringatan tiga dekade berdirinya pesantren.

Acara diawali dengan pembacaan zikir Nailul Khairat, dilanjutkan dengan selawat dan doa bersama, yang menghadirkan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Pengajian ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren, para asatidz, keluarga besar pendiri pesantren, serta alumni IKADA Regional Bogor dari berbagai angkatan.

Sambutan Khadim Ma’had: Alumni dan Pesantren Harus Saling Menguatkan

Image 2
Pengajian alumni ikada bogor resmi buka rangkaian milad 3 dasawarsa pesantren modern daarul uluum lido 6

Sambutan pertama disampaikan oleh Khadim Ma’had Pesantren Modern Daarul Uluum Lido, Kiyai Muhammad Yazid Dimyati, S.Th.I.,Lc., Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pengurus IKADA Bogor yang telah mempersiapkan kegiatan dari awal hingga akhir, sehingga pengajian alumni dapat terlaksana dengan baik.

Kiai Muhammad Yazid menegaskan bahwa peringatan Milad 30 tahun pesantren tidak hanya menjadi agenda internal pesantren, tetapi juga merupakan momentum bersama yang melibatkan peran aktif alumni. Menurut beliau, rasa syukur atas perjalanan tiga dasawarsa pesantren tidak akan sempurna tanpa keterlibatan dan dukungan alumni.

“Almamater dan alumni adalah dua kekuatan yang harus saling mengikat, saling menguatkan, dan saling mendukung. Tanpa ukhuwah, komunikasi, dan silaturahmi yang kuat, rasa syukur kita akan pincang,” ujar beliau.

Pada kesempatan tersebut, Khadim Ma’had juga menyampaikan bahwa pengajian alumni ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Milad Tiga Dasawarsa, namun belum menjadi puncak acara. Puncak peringatan akan dilaksanakan pada bulan Juni, berupa haul akbar almarhum K.H. Ahmad Dimyati bin Nurhalim, yang sekaligus menjadi grand closing Milad 30 tahun Pesantren Modern Daarul Uluum Lido. Rangkaian milad secara resmi dinyatakan dibuka oleh Khadim Ma’had pada kegiatan ini.

Sambutan Alumni: Silaturahmi Harus Berbuah Kolaborasi Nyata

Image 1
Pengajian alumni ikada bogor resmi buka rangkaian milad 3 dasawarsa pesantren modern daarul uluum lido 7

Sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan alumni, Ustadz. H. Anwar Mahadat, S.Kom., M.E., alumni Pesantren Modern Daarul Uluum Lido (lulus 2003). Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan haru dapat kembali berkumpul di lingkungan pesantren yang menjadi akar pembentukan karakter dan keilmuan para alumni.

Ia menegaskan bahwa meskipun para alumni telah menempuh jalan hidup masing-masing, mereka tetaplah santri yang senantiasa mengharapkan doa dan rida para guru. Segala capaian alumni saat ini tidak terlepas dari kesabaran, keteladanan, dan doa para asatidz.

Mewakili panitia dan alumni, H. Anwar Mahadat menyampaikan terima kasih kepada pihak pesantren atas sambutan hangat yang diberikan, serta kepada para alumni yang tetap hadir di tengah kesibukan pekerjaan dan keluarga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dari segi teknis maupun fasilitas.

Lebih lanjut, ia mengajak agar pertemuan alumni tidak berhenti sebagai ajang temu kangen semata, melainkan menjadi awal kolaborasi yang produktif. IKADA diharapkan dapat berkembang sebagai wadah sinergi alumni dalam bidang dakwah, ekonomi, dan sosial, termasuk melalui program penguatan ekonomi alumni, beasiswa santri, dan kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren.

Sambutan Ust. Muhammad Affan Afifi, S.H.I: Jangan Pernah Lupa Akar dan Keberkahan

Image 3
Pengajian alumni ikada bogor resmi buka rangkaian milad 3 dasawarsa pesantren modern daarul uluum lido 8

Sambutan ketiga disampaikan oleh ketua Yayasan salsabila Lido, Ustadz. Affan Afifi, S.H.I, yang memberikan nasihat dan penguatan nilai kepada para alumni. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya alumni untuk tidak melupakan akar, yakni Pesantren Modern Daarul Uluum Lido dan para guru yang telah mendidik mereka.

Dengan perumpamaan sebuah pohon, Kiai Affan menjelaskan bahwa pesantren adalah akar, para guru adalah batang, dan alumni merupakan dahan serta ranting yang menyebar ke berbagai daerah bahkan mancanegara. Meski tersebar di berbagai profesi dan wilayah, alumni diingatkan agar tidak tercerabut dari akar keilmuan dan spiritualnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga hubungan batin (alaqah ruhiyah) dengan pesantren dan para guru, minimal melalui doa dan menghadiahkan Al-Fatihah kepada almarhum K.H. Ahmad Dimyati sebagai pendiri dan sumber keberkahan pesantren.

Dalam sambutannya, Kiai Affan memperkenalkan konsep barokatologi, yaitu kesadaran untuk mencari dan menjaga keberkahan dalam setiap usaha. Alumni diingatkan agar tidak hanya mengejar ilmu dan materi, tetapi juga meneladani manhaj, pemikiran, dan akhlak para guru sebagai kunci datangnya keberuntungan dan keberkahan hidup.

Penutup: Ramah Tamah dan Jamuan Makan

Image
Pengajian alumni ikada bogor resmi buka rangkaian milad 3 dasawarsa pesantren modern daarul uluum lido 9
Image 5
Pengajian alumni ikada bogor resmi buka rangkaian milad 3 dasawarsa pesantren modern daarul uluum lido 10

Setelah rangkaian sambutan dan pengajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara para guru, pimpinan pesantren, dan alumni. Suasana keakraban terlihat dalam sesi silaturahmi ini, di mana para alumni berkesempatan untuk bertatap muka, berdialog, dan meminta doa langsung kepada para guru senior.

Acara kemudian ditutup dengan jamuan makan bersama, sebagai simbol kebersamaan dan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan. Ramah tamah dan jamuan makan ini menjadi peneguh ukhuwah antara pesantren dan alumni, sekaligus penanda bahwa rangkaian Milad Tiga Dasawarsa Pesantren Modern Daarul Uluum Lido telah resmi dimulai dan akan berlanjut ke berbagai daerah hingga puncak acara pada bulan Juni mendatang.