<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" 
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Maklumat Normalisasi, Kirim Paket Di Perbolehkan Kembali Tapi	</title>
	<atom:link href="https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/</link>
	<description>Mencetak Ahli Dzikir dan Ahli Fikir</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2020 13:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Asep		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-167</link>

		<dc:creator><![CDATA[Asep]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2020 13:45:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-167</guid>

					<description><![CDATA[D mohon pihak pesantren agar lebih bijaksana dlm mengambil keputusan, tolong libatkan orang tua santri u/ mengambil sebuah keputusan... Setelah para santri d rumahkan, mau gimana..?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>D mohon pihak pesantren agar lebih bijaksana dlm mengambil keputusan, tolong libatkan orang tua santri u/ mengambil sebuah keputusan&#8230; Setelah para santri d rumahkan, mau gimana..?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ahmad		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-166</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 03:25:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-166</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-162&quot;&gt;refi lesmana&lt;/a&gt;.

Ingat,, saat ini ratusan ponpes, sedang di sorot tajam, yang nantinya kemungkinan besar, para santri akan di nyaatakan positif corona ( naudzubillah) padahal di luar sana, kita lihat, mall, pasar, kerumunan2 begitu banyak dan liar . 
Apa artinya..??
 
Semoga kita selalau sehat dan bahagia.
Aamin...
Waalohu alamu bisshowab.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-162">refi lesmana</a>.</p>
<p>Ingat,, saat ini ratusan ponpes, sedang di sorot tajam, yang nantinya kemungkinan besar, para santri akan di nyaatakan positif corona ( naudzubillah) padahal di luar sana, kita lihat, mall, pasar, kerumunan2 begitu banyak dan liar .<br />
Apa artinya..??</p>
<p>Semoga kita selalau sehat dan bahagia.<br />
Aamin&#8230;<br />
Waalohu alamu bisshowab.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ahmad		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-165</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 00:42:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-165</guid>

					<description><![CDATA[Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya. 
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus, 
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali. 
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.
Sudahlah...yuk kita lillahi taala...tapi tetap jaga kesehatan.

Semoga Allah selalu Sehat dan bahagiakan  kita semua .aamiin ya robbal aalamiin.
Wassalam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya.<br />
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus,<br />
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali.<br />
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.<br />
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.<br />
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.<br />
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??<br />
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.<br />
Sudahlah&#8230;yuk kita lillahi taala&#8230;tapi tetap jaga kesehatan.</p>
<p>Semoga Allah selalu Sehat dan bahagiakan  kita semua .aamiin ya robbal aalamiin.<br />
Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ahmad		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-164</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 00:40:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-164</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-161&quot;&gt;Malika&lt;/a&gt;.

Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya. 
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus, 
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali. 
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.
Sudahlah...yuk kita lillahi taala...tapi tetap jaga kesehatan.

Semoga Allah selalu Sehat dan bahagiakan  kita semua .aamiin ya robbal aalamiin.
Wassalam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-161">Malika</a>.</p>
<p>Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya.<br />
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus,<br />
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali.<br />
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.<br />
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.<br />
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.<br />
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??<br />
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.<br />
Sudahlah&#8230;yuk kita lillahi taala&#8230;tapi tetap jaga kesehatan.</p>
<p>Semoga Allah selalu Sehat dan bahagiakan  kita semua .aamiin ya robbal aalamiin.<br />
Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ahmad		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-163</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ahmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 00:36:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-163</guid>

					<description><![CDATA[Assalaamualaiakum,wrwb

Mohon maaf, ????

Menurut saya : 
Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya. 
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus, 
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali. 
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.
Sudahlah...ayo kita lillahi taala...tapi tetap jaga kesehatan.
Semoga kita semua selalu di berikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin ya robbal alaamiin.

Wassalam.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamualaiakum,wrwb</p>
<p>Mohon maaf, ????</p>
<p>Menurut saya :<br />
Memulangkan santri bukan satu2nya solusi, kalo kita bicara virus, maka tidak ada jaminan diluar sana nggak ada virus, justru malah rentan bagi mereka, tapi memang pesantren jadi lebih ringan bebannya.<br />
Orang  yang reaktif bukan berarti mereka positif tetapi juga bisa negatif, karena pada sejatinya semua diri kita itu ada virus,<br />
Lalu, ketika santri dipulangkan, mau bagaimana mereka, terutama kelas satu ,dua, dan tiga, yang tentunya mereka belum stabil alias,masih labil sekali.<br />
Kalo saran saya, bagi santri yang positif ya sudah di kirim ke rumah sakit karena memang pemerintah bertugas tentang itu.<br />
Lalu yang negatif, lanjutkan saja belajarnya, tentu dengan aturan yang berlaaku dalam rangka mencegah penularan dan sebagainya.<br />
Terkait dengan makan dan suplay untuk santri, jalankan saja seperti biasa, yang belanja ya belanja, tapi tetap hati2 dan jalankan sesuai protokol kesehatan.<br />
Emang mau sampe kapan kita begini terus, corona itu belum jelas ujungnya,, kalo kita selalu takut,takut dan takut,, mau sampe kapan??<br />
Nggak,sekolah, nggak ngaji, nggak berjamaah, nggak kerja,  nggak beraktifitas, padahal semua itu juga bagian ibadah dalam kehidupan kita.<br />
Sudahlah&#8230;ayo kita lillahi taala&#8230;tapi tetap jaga kesehatan.<br />
Semoga kita semua selalu di berikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin ya robbal alaamiin.</p>
<p>Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: refi lesmana		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-162</link>

		<dc:creator><![CDATA[refi lesmana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 08:41:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-162</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-160&quot;&gt;Siti Hananah ningsih&lt;/a&gt;.

assalamualaikum,,, lebih baik di pulangkan dulu. sampai keadaan membaik. wasalamualaikum]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-160">Siti Hananah ningsih</a>.</p>
<p>assalamualaikum,,, lebih baik di pulangkan dulu. sampai keadaan membaik. wasalamualaikum</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Malika		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-161</link>

		<dc:creator><![CDATA[Malika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2020 12:58:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-161</guid>

					<description><![CDATA[Apakah tidak sebaiknya para santri dipulangkan dengan banyaknya kasus yg positif dan hasil rapid test yg reaktif. karena keterbatasan pihak pesantren dalam menjamin gizi dan suplemen anak2. ditambah lagi sekarang musim hujan yg memberikan peluang lenyebaran virua lebih cepat cuaca dan ruangan yg lembab. Harusnya selalu ada penyemprotan setiap hari. Dan apakah pihak Pesantren benar2 menutup akses keluar masuk sementara kebutuhan makanan anak2 dari makan pagi sampai sore harus dibeli setiap hari.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah tidak sebaiknya para santri dipulangkan dengan banyaknya kasus yg positif dan hasil rapid test yg reaktif. karena keterbatasan pihak pesantren dalam menjamin gizi dan suplemen anak2. ditambah lagi sekarang musim hujan yg memberikan peluang lenyebaran virua lebih cepat cuaca dan ruangan yg lembab. Harusnya selalu ada penyemprotan setiap hari. Dan apakah pihak Pesantren benar2 menutup akses keluar masuk sementara kebutuhan makanan anak2 dari makan pagi sampai sore harus dibeli setiap hari.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Siti Hananah ningsih		</title>
		<link>https://daarululuumlido.com/maklumat-normalisasi-kirim-paket-di-perbolehkan-kembali/#comment-160</link>

		<dc:creator><![CDATA[Siti Hananah ningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2020 08:08:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://daarululuumlido.com/?p=1220#comment-160</guid>

					<description><![CDATA[Ya Allah... Ujian berat sekali untuk kami dan anak kami yg masih baru masuk.
Mungkin bisa dipertimbangkan penjengukan dgn cara berjarak.

Syukron katsiron]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah&#8230; Ujian berat sekali untuk kami dan anak kami yg masih baru masuk.<br />
Mungkin bisa dipertimbangkan penjengukan dgn cara berjarak.</p>
<p>Syukron katsiron</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
