Kunjungan dan Sosialisasi Empat Pilar oleh Ketua MPR RI

Daarululuumlido.com - Sosialisasi empat pilar yang dilakukan oleh MPR RI sebenarnya sudah dilaksanakan semenjak tahun jabatan pertama dan sosialisasi ini terus berjalan  hingga saat ini. Sosialisasi empat pilar ini juga dilaksanakan di berbagai daerah di negara tercinta kita ini mulai dari sabang hingga merauke. Ma'had tercinta kita juga termasuk kedalam beberapa tempat yang beruntung mendapat kesempatan untuk bisa mengadakan sosialisasi mengenai empat pilar kenegaraan.

Sosialisasi empat pilar yang diselenggarakan oleh MPR RI ini dilaksanakan di pesantren tercinta kita pada hari Rabu, 28 Maret yang lalu. Sebelumnya, di pagi hari seluruh santriwan maupun santriwati ma'had tercinta kita ini mengadakan apel pagi yang bertujuan untuk memberi arahan singkat bagaimana etika yang baik terhadap tamu, dan bagaimana sikap yang harus ditunjukkan. Setelah apel pagi, seluruh santriwan maupun santriwati mengadakan kerja bakti bersama untuk membersihkan sudut-sudut ma'had agar terlihat semakin rapi dan tentunya sedap dipandang.

Kunjungan dan Sosialisasi Empat Pilar oleh Ketua MPR RI

Kunjungan dan Sosialisasi Empat Pilar oleh Ketua MPR RI

Ketika rombongan MPR RI tiba pada pukul 13.45 yang kemudian di sambut dengan meriah oleh para anggota marching band salsabila dan jalanan yang di pagari oleh para santriwan maupun santriwati kelas 5 yang masing-masingnya memegang bendera NKRI berukuran mini. Rombongan ketua MPR RI kemudian diarak menuju kediaman mudir TMI yakni al-ustadz Mohammad Affan Afifi S.H.I. Sebelum memasuki kediaman mudir, ada prosesi pengalungan sorban yang dilakukan oleh khadimul ma'had al-ustadz Muhammad Yazid Dimyati S.Th.I,Lc yang kemudian dilanjutkan dengan acara santap siang bersama di kediaman mudir TMI. Setelah acara santap siang selesai, rombongan pun kembali diarak namun kali ini rombongan diarak oleh para anggota hadroh hingga menuju Aula putra tempat acara sosialisasi empat pilar dilaksanakan.

Antusiasme santri terasa begitu kental saat al-ustadz Ja'far Shiddiq selaku MC yang kemudian menyatakan bahwa rombongan ketua MPR telah menuju Aula putra dan begitu rombongan mulai memasuki aula putra, gemuruh shalawat santriwan dan santriwati yang melantunkan shalawat 'thala'al badru'. Kemudian, acara sosialisasi ini dibuka dengan pembacaan basmalah yang kemudian berlanjut dengan pembacaan ayat suci al-qur'an oleh al-ustadz Majid, dan dilanjut oleh sambutan yang disampaikan oleh ketua Forum Ukhuwah Santri (FOKUS), kemudian oleh khadimul ma'had dan yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi empat pilar oleh ketua MPR RI yakni Bapak Dr.(HC) Zulkifli Hasan, SE,MM.

"Beruntungnya kalian bisa bersekolah di salah satu pesantren terbaik di tanah air", Ucap beliau begitu memulai pembicaraan mengenai empat pilar negara. Empat pilar negara itu antara lain; Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

”Dalam kedaulatan kita bisa berlaku adil sehingga bisa setara dengan negara lain, tapi saya sangat meyakini bahwa Pondok Pesantren adalah terdepan di dalam menjunjung toleransi. Berbicara hal itu, saya kira sama saja mengajari ikan berenang,” Tutur bapak Dr.(HC) Zulkifli Hasan, SE, MM sambil tersenyum saat menyampaikan sosialisasi empat pilar.

Hingga pada waktu ditengah beliau berpidato beliau mengadakan sesi pertanyaan,  beliau meminta untuk maju perwakilan baik dari santriwan/i dan para ustadz dan ustadzah untuk menjawab segelintir pertanyaan yang beliau ajukan. Dan memberikan beberapa doorprize berupa jaket dan uang sejumlah Rp.500.000.- kepada para perwakilan tersebut.

"Mengapa lembaga pesantren yang menjadi pilihan sebagai ajang bersosialisasi? Karena pesantren merupakan sebuah hasil untuk memerdekakan Republik Indonesia karna kokohnya jati diri, kuat nilai-nilai agamanya dan juga kuat nilai tauhidnya. Itulah hal yang sebenarnya telah memerdekakan Republik Indonesia. Selain itu, beliau (baca. bapak Dr.(HC) Zulkifli Hasan, SE, MM) juga bersosialisasi melalui berbagai unversitas dan beberapa lembaga PKK, akan tetapi yang lebih utama ialah kepada masyarakat dan kalangan pelajar", Tutur bapak Restu selaku bagian kehumasan dari Sekretariat MPR RI.

Semoga dengan adanya sosialisasi empat pilar ini, para santri bisa lebih memahami apa arti berbangsa dan bernegara serta bisa terus mengembangkan diri agar nantinya bisa menjadi seseorang yang merubah Indonesia menjadi lebih baik.

Red. SalwaNS & SalwaNP

Related posts