Panggung Gembira Bravement

Panggung gembira atau yang biasa disebut PG adalah suatu pagelaran seni yang di persembahkan oleh santri kelas akhir / Nihaie untuk pondok sebagai penampilan terakhir sebelum lulus menjadi alumni pondok. Tidak hanya diadakan oleh Pesantren Modern Daarul Uluum Lido,acara ini sudah menjadi acara tahunan dibeberapa pondok pesantren khususnya pesantren modern.

Sabtu,22 Februari 2020 santri nihaie tahun ajaran 2019-2020 yang bernama Bravement mengadakan acara tahunannya. Dengan bertemakan CAKRAWALA panggung gembira tersebut memiliki motto “Santri Berkarya Indonesia Berjaya”. Berbeda dari tahun sebelumnya, panggung gembira kali ini dimulai pada pagi hari pukul 07.00 WIB berupa acara berbagi bersama Bravement berisikan shalawat bersama-sama kemudian santunan anak yatim dan dilanjutkan dengan penampilan-penampilan dari kelas satu hingga kelas lima baik putra maupun putri.

“Untuk pertama kalinya acara panggung gembira diawali dengan bersalawat serta berbuat baik sebagai pemanasan acara inti dimalam hari, ini patut menjadi contoh untuk panggung gembira selanjutnya”.tutur khodimul ma’had dalam sambutannya.

Pada malam hari sebagai acara puncak penampilan santri nihaie, acara tersebut dibuka oleh enam mc yang terdiri dari tiga orang santriwati dan tiga orang santriwan. Diawali dengan pembacaan Al-quran sebagai bukti syukur mereka dan sambutan mudir TMI serta wali kelas santri akhir.

Pada kesempatan kali ini santri nihaie mengambil nuansa nusantara, sebagaimana terlihat dari dekorasi panggung, mereka menampilkan drama musical yang berkonsep budaya yang hilang di tanah bumi pertiwi yang diselingi beberapa penampilan seperti, paduan suara yang berbusana tradisional yang mewakili beberapa adat seperti jawa, betawi, minangkabau, kalimantan hingga papua, adapun beberapa tarian tradisional, accoustic, gambus, band serta dance santriwan maupun santriwati yan tidak kalah memukau. Pukul 00.30 WIB dengan penampilan menyanyikan lagu ciptaan mereka yang dinyanyikan oleh seluruh santri nihaie, menjadi tanda acara panggung gembira usai.

Sejak acara pagi hari hingga dilanjut malam , Acara berlangsung lancar seperti yang diharapkan, dengan cuaca yang bersahabat, tidak seperti hari-hari sebelumnya. Bertempat di lapangan utama dihadiri oleh seluruh santriwan/wati serta jajaran dewan guru.Selain warga DULIDO juga ada beberapa warga setempat, dan wali santri nihaie yang ikut meramaikan acara.

Kemenangan DULIDO di Gagak X

Kemenangan DULIDO di Gagak X

Dulido kembali mengikuti ajang perlombaan pramuka di Pesantren Daarul Muttaqien yaitu Gagak yang ke-sepuluh. Dulido mengirimkan peserta sebanyak 2 kontingen yang terdiri dari 10 Penggalang dan 10 Penegak yang didampingi oleh 4 pengurus yaitu Akh. Rafly Junior, Akh. Faris, Ukh. Dwi Sri dan Ukh. Mahira Janani. Perlombaan putra dan putri dilaksanakan diwaktu yang berbeda, kontingen putra berlangsung selama 4 hari, yang dimulai pada hari Senin 17 Februari 2020. Sedangkan putri berlangsung selama 3 hari yang dimulai hari Selasa 18 Februari 2020.

Pada tahun ini, Gagak X bertemakan nama-nama games yang bermotto “Take off your Mask and Show Yourself in Gagak X“. Pesantren Modern DULIDO dengan nama permainan PUBG. Dalam kesempatan kali ini, Dulido meraih beberapa kemenangan, antara lain juara 1 LKBB Penggalang, juara 3 LKBB Penegak, juara 1 pensi Penggalang dan Penegak, juara 1 Pioneering Penggalang, juara 1 Parcel Creation Penggalang, juara 2 Arabic Orator Penggalang, juara 1 Arabic Orator Penegak dan masih banyak lagi. Acara penutupan berlangsung pada hari Kamis 20 Februari 2020, dengan jumlah nilai 2757, DULIDO pulang dengan membawa piala Juara Umum, mengalahkan 9 kontingen lainnya, termasuk Pesantren La Tansa yang sebelumnya selalu meraih Juara Umum.

Semoga dengan kemenangan ini tidak menumbuhkan rasa besar hati, agar di tahun yang akan, tepatnya di Gagak XI DULIDO bisa kembali meraih Juara Umum.Teruslah berprestasi tanpa henti dan juga tidak lupa untuk bersyukur.

Pengajian Ummahat Bersama khodimul Mahad

Pengajian Ummahat Bersama khodimul Mahad

Pesantren Modern Daarul Uluum Lido melaksanakan acara mingguannya berupa pengajian Ummahat bersama khodimul mahad.Ummahat berarti ummah jama’ dari ummu yang artinya ibu-ibu dan mat yang berarti mahad yaitu pesantren jadi ummahat adalah perkumpulan istri-istri dari ustadz yang tinggal di area pesantren.Program ini berupa pengajian bersama khodimul mahad mengenai sunah-sunah rasul yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari.Pada tahun 2005 program tersebut dimulai dengan tujuan memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan ilmu, serta mempertebal iman .Biasanya acara berlangsung di tempat yang berbeda-beda dengan tujuan agar setiap rumah merasakan keberkahannya.

Jumat/14/02/2020, ummahat melanjutkan kegiatan rutinnya mengaji bersama. Dalam kesempatan kedua ini khodimul ma’had masih membahas mengenai tata cara atau adab ketika makan. Dengan menggunakan kitab Al-ihya juz 2 khodimul ma’had menerangkan baik dan buruknya prilaku makan yang biasa dianggap hal kecil.

Diawali tahlil bersama ummahat kemudian bersalawat yang dipimpin oleh santriwati faatiatuz zahra dan rindiani oktarina putri santriwati kelas 5 yang ahli dibidang shalawat, dalam pengajian ini khodimul ma’had mengajarkan adab tersebut agar supaya setiap warga pesantren terbiasa menjadi ahli sunnah.

Acara dimulai setelah ashar dihadiri oleh semua ummahat, pengajian dengan metode ceramah ini selalu diadakan di hari jum’at dengan penceramah yang berbeda-beda. Khodimul ma’had menjelaskan tata cara makan dengan beberapa poin sebagai berikut:

  1. Apabila bertamu lalu ditawarkan makan dalam posisi berpuasa maka tamu tersebut harus membatalkan puasanya
  2. Apabila ada makanan yang jatuh dari meja maka harus dimakan karena pahalanya sebanding dengan memerdekakan budak
  3. Tidak boleh memakan sisa makanan yang dalam mulut.

Apabila kalian makan sesuatu namun tidak tahu itu syubhat atau tidaknya setelah makan bacalah do’a: الحمد لله الذى على كل حا ل و فى كل حا ل ” nasihat khodimul ma’had kepada ummahat yang hadir

Dengan demikian ummahat mendapatkan pemahaman lebih atas pengajaran yang khodimul ma’had berikan, metode penyampaian yang ringan disertai contoh kegiatan yang sering di lakukan ummahat sendiri.Semoga dengan adanya prgram ini ummahat menjadi ummah yang mampu mendidik anak serta menata rumah tangganya sesuai sunah-sunah rasul yang ada.

Penutupan dan Pembagian Hadiah Dulido Spartcom VII

Penutupan dan Pembagian Hadiah Dulido Spartcom VII

Setelah selama 8 hari berlangsung, akhirnya acara Scout, Sport and Art Compation berakhir sudah. Sabtu tanggal 8 Januari 2020 di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido adalah hari terakhir acara Spartcom. Acara ini dakhiri oleh beberapa perlombaan, yaitu pidato Bahasa Indoesia, Story Telling, Kaligrafi, Marawis dan juga satu perlombaan yang sebelumnya belum pernah ada yaitu Perlombaan Marching Band.

Seluruh perlombaan dimulai pada pukul 08.00 WIB, terkecuali Marching Band, dikarenakan cuaca yang tidak mendukung, sedangkan tempat perlombaan berada diluar ruangan, akhirnya perlombaan Marching Band pun dimulai pukul 10.30 WIB. Adapun tempat setiap perlombaan adalah Pidato Bahasa Indonesia untuk tingkatan SMP bertempat di Wisma Salsabila, sedangkan tingkatan SMA bertempat di Masjid Al-Hadi, Story Telling bertempat di Aula putri, Kaligrafi bertempat di Gedung Khawarizmi lantai 3, Marawis bertempat di Aula putra dan terakhir Marching Band bertempat di Lapangan depan Gedung Hasanah. Seluruh perlombaan selesai tepat sebelum waktu dzuhur. Ada beberapa peserta yang di diskualifikasi karena ketidakhadiran, yaitu dalam perlombaan Marawis dan Kaligrafi.

Lomba Kaligrafi Spartcom VII

Adapun acara sehabis dzuhur adalah Bedah Buku bersama Syahruddin El-Fikri dengan judul Sehat Dengan Wudhu. Acara bertempat di aula Putri yang dihadiri oleh santriwan dan santriwati kelas 1. Acara yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam ini dimoderatori oleh Ust. Zulhaji dan selesai pada pukul 15.00 WIB.

Penutupan Spartcom VII sekaligus pembagian hadiah peserta lomba dimulai sejak pukul 16.00 WIB. Bertempat di aula putra yang diikuti oleh seluruh peserta lomba, panitia Spartcom VII yaitu pengurus HISADA putra dan putri, juga dihadiri langsung oleh Ust. Affan Afifi S.hi.Lc,. Acara dipandu oleh Ukh. Siti Sarah santriwati kelas 5, kemudian penyambutan sekaligus penutupan Spartcom VII oleh Ust. Affan Afifi S.hi.Lc,. Setelah penyambutan, acara selanjutnya yaitu pembagiaan hadiah yang dipandu oleh Akh. Fitrurrahman dan Akh Akmal Hasanudin santriwan kelas 5. Pembagian hadiah berlangsung dengan lancar, hingga tiba pada pembacaan juara umum dan juara favorit. Juara favorit lomba Marching Band pada Spartcom VII diraih oleh SMAN 1 Cigombong, sedangkan juara umum diraih oleh SD Sriwandari. Kemudian juara favorit Spartcom VII diraih oleh Pesantren Fajrussalam, sedangkan juara umum diraih oleh Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda. Acara Penutupan dan Pembagian Hadiah Spartcom VII akhirnya usai pada pukul 18.00 WIB. Acara berkahir dengan meriah dan diakhiri oleh pengambilan foto bersama para juara dan panitia Spartcom VII.

Bedah Buku bersama Ust. Adrian serta perlombaan Paskibra Dulido Spartcom VII

Bedah Buku bersama Ust. Adrian serta perlombaan Paskibra Dulido Spartcom VII

Kembali dengan acara yang tergabung pada acara bergengsi Dulido Spartcom VII. Minggu pada tanggal 02 Februari 2020. Daarul Uluum Lido kembali menyelenggarakan agenda yang berbeda dari hari sebelumnya. Dengan mengonsep Bedah Buku bersama Para penulis buku bestseller yang akan dilakukan pada satu minggu kedepan akan mebuat para santriwan serta santriwati Daarul Uluum Lido mendapatkan berbagai pencerahan yang religius. Dengan tiap tiap pembicara yang berbeda pada setiap harinya, acara yang dimulai pada pukul 09:00 wib ini dmulai dengan sebuah acara bedah buku yng pertama dengan judul buku yaitu ‘Dan Bidadari Bidadari Surga Pun Cemburu’. Acara yang memakan waktu hingga gemaan adzan sholat dzuhur tiba ini, dipimpin langsung oleh seorang pembicara sekaligus khodimul Mahad dari Pondok Pesantren La Tansa. yaitu K.H Adrian Mafatihullah Kariem.

Acara yang dipimpin oleh ust yang sempat berkuliah pada sebuah Universitas Muhammadiyah tahun 2001 ini memimpin dengan penuh gairah semangat yang membara. Dengan dihadiri oleh segenap santriwan dan santriwati Daarul Uluum Lido, acara yang berlokasikan pada aula utama putri ini ditujukan agar para santri putra maupun santi putri dapat mengambil poin poin penting yang terkandung pada buku dengan judul “Dan Bidadari Bidadari Surga Pun Cemburu”

.”Wahai Ummu Salamah, sesungguhnya wanita wanita dunia ini lebih mulia, lebih utama, lebih istimewa dari bidadari surga” Ujar Ust Adrian Mafatihulah kariem saat ditemui pada saat bedah buku hari pertama Dulido Spartcom VII dimulai.

Pada saat acara berlangsung, ust Adrian Mafatihullah Kariem yang ditemani oleh sang istri menunutun acara bedah buku tersebut dengan penuh khidmat dan antusias , sejak awal hingga akhir acara berakhir. Tuturan poin poin dari buku bestseller ini menyematkan suatu perasaan berharga pada tiap tiap diri setiap santri. Dihias dengan segment ‘Santri bertanya Ustadz menjawab’ memenuhi aula utama putri dengan jawaban yang amat langka untuk dituturkan. Acara yang ditutup dengan penampilan band dari Pondok Pesantren La Tansa ini, membuat panitia kembali bersiap siap dengan agenda yang saat itu pula diselenggarakan.

Lomba Bentang Bima Paskibra Dulido Spartcom VII

Bersamaan dengan acara bedah buku bersama al ust Adrian Mafatihhulahl Kariem. Diluar dari gedung aula utama putri. Suara penuh semarak dari tiap tiap pasukan paskibra, berkoar koar demi mendukung sang pasukan tercinta. Bertempat pada lapangan utama Daarul Uluum Lido menjadikan acara pembukaan lomba Bentang Bima Paskibra dimulai. Dengan bertujuan menjalin kerjasama yang hebat antar sekolah menjadikan para peserta dari perlombaan tersebut bersiap untuk mewujudkannya.

“Bukan semata mata lomba, tapi mempererat tali silahturahmi ita untuk kali kkedua.” ujar al ust Suhud saat ditemui saat acara sambutan berlangsung.

Acara yang memakan waktu kurang lebih setengah hari ini, membuat para pasukan sigap berjuang demi memegang piala sang juara. Diikuti oleh 13 pasukan yang terdiri oleh 4 pasukan utama tingkat SMP, serta 9 pasukan utama tingkat SMA. Ditambah dengan 9 pasukan utama tingkat SD .Menjadikan acara yang menilai kerapihan barisan, variasi, seta kostum ini sukses dengan penampilan yg luar biasa dari tiap tiap pasukan tersebut kerahkan.

Penyebutan sang juara yang pastinya telah ditunggu tunggu oleh para pasukan diumumkan dengan seksama oleh al ust Fitria Rahman sebagai salah satu bentuk penganugerahan , dengan dibagikannya piala piala berwarna emas kekuning kuningan. Sang juara dinobatkan kepada SMP 13 bogor bagi paskibra tingkat SMP. serta SMA plus YPBH yang dijadikan sang juara paskibra tingkat SMA.

Dengan acara yang memakan waktu cukup lama untuk mepersiapkannya diharapkan para peserta paskibra tingkat smp dan sma ini kembali mengingat akan suatu semangat yang harus ditunjukkan sebagai pemuda bangsa indonesia.

Grand Opening Spartcom VII Daarul Uluum Lido

Grand Opening Spartcom VII Daarul Uluum Lido

Bulan februari, telah menjadi saksi atas suatu peristiwa besar yang Daarul Uluum Lido selenggarakan. Terlebih hal tersebut memang merupakan suatu agenda tahunan yang memang harus terus dilestarikan. Bertujuan untuk syiar mahad sekaligus agama dan tali silahturahmi, pondok pesantren modern daarul uluum kini kembali mengadakan suatu agenda bergengsi bernama Dulido Scout, Sport and Art Competition yang biasa di singkat menjadi Spartcom. acara ini memasuki tahun ke VII dalam penyelenggaraannya, yang memang sudah seperti seharusnya acara tersebut diselenggarakan. Dengan dilatar belakangi oleh suatu motto khusus. ‘Bekerja keras tanpa henti, untuk menciptakan sebuah inspirasi, dan berkarya untuk negeri dengan semangat penuh aksi’ menjadikan seluruh santri Daarul Uluum Lido bersemangat demi kelancaran acara yang telah ditunggu tunggu.

Seperti pada umumnya, acara Spartcom VII yang diselenggarakan pada tanggal 01 Februari 2020 ini dibuka dengan suatu Grand Opening besar yang bertempat di sebuah lapangan utama pesantren. Acara yang dimulai sejak pukul 08:25 wib ini, dihadiri oleh bapak Kapolsek Cigombong. dengan menyuguhkan sebuah drama musikal yang mengambil judul ‘Harry Poter’ menjadikan para santri beserta peserta lomba Spartcom VII ini tetap terlihat antusias walau dibalut dengan rintik rintik hujan kecil. Dilanjut dengan sebuah pemotongan tali pada sebuah kapak, sebagai salah satu prosesi pengesahan Spartcom yang ketujuh kalinya dalam sepanjang sejarah Dulido. Disertai dengan penyematan kartu ID Card peserta, yang diwakilkan langsung oleh andika andika yang berasal dari Pondok Pesantren Kulni yang membuat acara Grand Opening Spartcom VII ini berlanjut dengan penampilan lainnya. Diteruskan dengan sebuah penampilan dari band yang berliensikan Daarul Uluum Lido, yang memadukan antara tarian serta warna warni bendera colourgat menjadi sebuah pelengkap serta penutup dari sebuah pembukaan besar ini.

“Tidak ada perbatasan antar lembaga. asal satu tujuan ‘. Ucap Kapolsek Cigombong tatkala pembukaan Spartcom VII digelar.

Acara Grand Opening yang berdurasikan cukup lama ini berakhir dengan cukup meriah. Dengan dilanjut dengan sebuah perlombaan yang akan diselenggarakan pasca shalat zuhur tiba.

Linadar ( Lintas Alam Daarul Uluum Lido )

Usai shalat dzuhur tiba. Para peserta kembali bergegas berkumpul menuju lapangan utama, dengan sebuah upacara yang bertujuan sebagai aba aba persiapan sebelum memulai acara tersebut dimulai. yaitu Lintas Alam Daarul Uluum Lido yang biasanya kerap disebut dengan Linadar. dengan pembukan yang telah disampaikan oleh khodimul mahad, saat berlangsungnya sebuah Grand Opening Spartcom VII sebelum dzuhur. menyisakan sebuah persiapan yang harus diperhatikan oleh para peserta.

“Lomba ini akan mencairkan suasana dalam bersilahturahmi”. Ujar Kapolsek Cigombong bersamaan dengan sambutan singkatnya pada acara Grand Opening Spatcom VII sebelumnya.

Dengan jumlah peserta 20 kontingen dari tingkat SMP putri, 9 kontingen tingkat SD putri, 31 kontingen tingkat SMP putra serta 14 kontingen tingkat SD putra. Menjadikan acara yang berlangsung sepanjang siang tersebut sukses tanpa ada hambatan. Dengan tempat lintas pada area sekitar Pondok Daarul Ulum Lido berakhir pada pukul 16:00 wib. Disambung dengan sebuah istirahat beberapa menit untuk para peserta demi mengisi senggang waktu menuju penyebutan sang juara dari tiap tap perlombaan tersbut tiba.

Tiba dimana penyebutan sang juara dari tiap tiap lomba berlangsung, Suasana kembali diselimuti dengan penuh semanagat dari tiap tiap peserta lomba linadar tersebut. Semua kontingen kembali fokus dengan berdoa dengan penuh rasa khidmat dengan berharap semoga penyebutan juara linadar ini jatuh di tangan mereka. Para peraih juara dalam lomba linadar Spartcom VII ini disebutkan secara langsung dan lantang oleh al ust Rizky Abdillah pada pukul 16:30 wib, yang sempat ditunda oleh karena pelaksanaan sholat maghrib tiba. Dengan nada yang penuh rasa menengangkan membuat para peserta dari tiap tiap kontingen berdebar debar dalam hati.

Setelah acara Lintas Alam Daarul Uluum Lido berakhir. Pondok Pesantren Daarul Uluum Lido kembali menyiapkan acara acara berikutnya yang tergabung dalam suat acara besar Spartcom VII ini. Tujuan dari berlangsung nya acara Linadar ini diharapkan dapat membangkitkan kembali rasa semangat dan antusias pada alam sekitar pada pribadi andika andika sekalian.