Kemenangan DULIDO di Gagak X

Kemenangan DULIDO di Gagak X

Dulido kembali mengikuti ajang perlombaan pramuka di Pesantren Daarul Muttaqien yaitu Gagak yang ke-sepuluh. Dulido mengirimkan peserta sebanyak 2 kontingen yang terdiri dari 10 Penggalang dan 10 Penegak yang didampingi oleh 4 pengurus yaitu Akh. Rafly Junior, Akh. Faris, Ukh. Dwi Sri dan Ukh. Mahira Janani. Perlombaan putra dan putri dilaksanakan diwaktu yang berbeda, kontingen putra berlangsung selama 4 hari, yang dimulai pada hari Senin 17 Februari 2020. Sedangkan putri berlangsung selama 3 hari yang dimulai hari Selasa 18 Februari 2020.

Pada tahun ini, Gagak X bertemakan nama-nama games yang bermotto “Take off your Mask and Show Yourself in Gagak X“. Pesantren Modern DULIDO dengan nama permainan PUBG. Dalam kesempatan kali ini, Dulido meraih beberapa kemenangan, antara lain juara 1 LKBB Penggalang, juara 3 LKBB Penegak, juara 1 pensi Penggalang dan Penegak, juara 1 Pioneering Penggalang, juara 1 Parcel Creation Penggalang, juara 2 Arabic Orator Penggalang, juara 1 Arabic Orator Penegak dan masih banyak lagi. Acara penutupan berlangsung pada hari Kamis 20 Februari 2020, dengan jumlah nilai 2757, DULIDO pulang dengan membawa piala Juara Umum, mengalahkan 9 kontingen lainnya, termasuk Pesantren La Tansa yang sebelumnya selalu meraih Juara Umum.

Semoga dengan kemenangan ini tidak menumbuhkan rasa besar hati, agar di tahun yang akan, tepatnya di Gagak XI DULIDO bisa kembali meraih Juara Umum.Teruslah berprestasi tanpa henti dan juga tidak lupa untuk bersyukur.

Penutupan dan Pembagian Hadiah Dulido Spartcom VII

Penutupan dan Pembagian Hadiah Dulido Spartcom VII

Setelah selama 8 hari berlangsung, akhirnya acara Scout, Sport and Art Compation berakhir sudah. Sabtu tanggal 8 Januari 2020 di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido adalah hari terakhir acara Spartcom. Acara ini dakhiri oleh beberapa perlombaan, yaitu pidato Bahasa Indoesia, Story Telling, Kaligrafi, Marawis dan juga satu perlombaan yang sebelumnya belum pernah ada yaitu Perlombaan Marching Band.

Seluruh perlombaan dimulai pada pukul 08.00 WIB, terkecuali Marching Band, dikarenakan cuaca yang tidak mendukung, sedangkan tempat perlombaan berada diluar ruangan, akhirnya perlombaan Marching Band pun dimulai pukul 10.30 WIB. Adapun tempat setiap perlombaan adalah Pidato Bahasa Indonesia untuk tingkatan SMP bertempat di Wisma Salsabila, sedangkan tingkatan SMA bertempat di Masjid Al-Hadi, Story Telling bertempat di Aula putri, Kaligrafi bertempat di Gedung Khawarizmi lantai 3, Marawis bertempat di Aula putra dan terakhir Marching Band bertempat di Lapangan depan Gedung Hasanah. Seluruh perlombaan selesai tepat sebelum waktu dzuhur. Ada beberapa peserta yang di diskualifikasi karena ketidakhadiran, yaitu dalam perlombaan Marawis dan Kaligrafi.

Lomba Kaligrafi Spartcom VII

Adapun acara sehabis dzuhur adalah Bedah Buku bersama Syahruddin El-Fikri dengan judul Sehat Dengan Wudhu. Acara bertempat di aula Putri yang dihadiri oleh santriwan dan santriwati kelas 1. Acara yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam ini dimoderatori oleh Ust. Zulhaji dan selesai pada pukul 15.00 WIB.

Penutupan Spartcom VII sekaligus pembagian hadiah peserta lomba dimulai sejak pukul 16.00 WIB. Bertempat di aula putra yang diikuti oleh seluruh peserta lomba, panitia Spartcom VII yaitu pengurus HISADA putra dan putri, juga dihadiri langsung oleh Ust. Affan Afifi S.hi.Lc,. Acara dipandu oleh Ukh. Siti Sarah santriwati kelas 5, kemudian penyambutan sekaligus penutupan Spartcom VII oleh Ust. Affan Afifi S.hi.Lc,. Setelah penyambutan, acara selanjutnya yaitu pembagiaan hadiah yang dipandu oleh Akh. Fitrurrahman dan Akh Akmal Hasanudin santriwan kelas 5. Pembagian hadiah berlangsung dengan lancar, hingga tiba pada pembacaan juara umum dan juara favorit. Juara favorit lomba Marching Band pada Spartcom VII diraih oleh SMAN 1 Cigombong, sedangkan juara umum diraih oleh SD Sriwandari. Kemudian juara favorit Spartcom VII diraih oleh Pesantren Fajrussalam, sedangkan juara umum diraih oleh Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda. Acara Penutupan dan Pembagian Hadiah Spartcom VII akhirnya usai pada pukul 18.00 WIB. Acara berkahir dengan meriah dan diakhiri oleh pengambilan foto bersama para juara dan panitia Spartcom VII.

Study Comparative Pondok Pesantren Daarul Ahsan

Study Comparative Pondok Pesantren Daarul Ahsan

Setelah kedatangan study tour dari SDIT Permata Madani kemarin, Pesantren Modern Daarul Uluum Lido kembali kedatangan tamu yaitu Pondok Pesantren Daarul Ahsan, Tangerang. Para peserta study comparative ini adalah santriwan/wati kelas 5 yang baru saja dilantik menjadi pengurus yang berjumlah sekitar 160 orang. Mereka berniat bersilaturahmi sekaligus belajar dan bertukar pikiran di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido bersama dengan para pengurus HISADA Masa Khidmat 2019-2020.

Santriwan/wati dan para asatidz/ah dari Pondok Pesantren Daarul Ahsan tiba di PM DULIDO pukul 11.30 WIB, yang mana mereka turun di masjid Aqua Bohlam, karena akses jalan menuju PM DULIDO tidak memungkinkan untuk dilewati oleh kendaraan mereka, dan mereka pun langsung disambut hangat oleh pengurus HISADA putra dan putri dan beberapa asatidz dari Majlis Ri’ayah sekaligus mengantar sampai ke PM DULIDO.

Study Comparative ini akan berlangsung selama 2 hari, yaitu dari tanggal 29-30 Januari 2020. Acara penyambutan diadakan setelah sholat dzuhur dan makan siang di masjid putra yang diikuti oleh seluruh peserta, seluruh pengurus HISADA putra-putri, asatidz/ah Pondok Pesantren Daarul Ahsan juga Majlis Ri’ayah. Ukh. Siti Sarah Herlina sebagai MC memimpin dengan memulai pembacaan ayat suci Al-qur’an yang dilantunkan oleh Akh. Afif. Kemudian dilanjut penyambutan pertama oleh perwakilan dari Pondok Pesantren Daarul Ahsan yaitu Ust. Marwan, SPd. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan mereka datang ke Pesantren Modern Daarul Uluum Lido, yaitu tak lain tak bukan untuk bersilahturahmi, belajar dan bertukar pikiran. Setelah itu sambutan kedua dari ketua IP3DA ( Ikatan Pelajar Pondok Pesantren Daarul Ahsan ) yaitu Akh. Riza Mauzi. Dan disambung sambutan dari Ust. Wawan Irawan, S.Kom. yang menjelaskan “Pesantren Modern Daarul Uluum Lido juga masih banyak kekurangannya, belum pantas jika harus belajar di Pesantren ini, tetapi jika ingin bertukar pikiran, tentu saja dengan senang hati. Para pengurus IP3DA bisa banyak bertukar pikiran dengan pengurus HISADA, oleh karena itu kurang pantas jika disebut Study Comparative, tapi lebih cocok disebut Study Banding”. Ustadz Wawan juga menyampaikan bahwa beliau sebenarnya hanya menggantikan Mudirul Ma’had yang kebetulan tak bisa mengikuti acara karena ada halangan. Acara penyambutan berlangsung dengan khidmat, walau sempat terkendala oleh hujan deras. Acara selesai pada pukul 15.00 WIB.

Sore harinya, para peserta melaksanakan kegiatan selanjutnya yaitu keliling pondok yang langsung didampingi oleh pengurus HISADA sesuai bagiannya masing-masing. Tak hanya itu, para peserta putri sempat adu tanding bola basket dan bola volly, juga adu yel yel, sementara putra mengadakan tanding bola futsal. Ketika maghrib menjelang, kegiatan ditunda untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Kegiatan akan dilanjutkan malam hari, yang kebetulan ada kegiatan Muhadharah, yang mana para peserta dapat melihat langsung proses latihan berpidato tiga bahasa di Pesantren Modern Daarul Uluum Lido.

Acara penutupan diadakan di esok harinya, yaitu tanggal 30 Januari 2020. Acara diadakan di masjid putri pada pukul 08.00 WIB yang diikuti oleh seluruh peserta, pengurus HISADA, namun hanya perwakilan ketua bagian dan ketua rayon, asatidz/ah Pondok Pesantren Daarul Ahsan dan juga Majlis Ri’ayah. Penyampaian yang pertama disampaikan oleh Ust. Yalet, beliau menyampaikan penyampaian yang berisi tentang sejarah Pesantren Modern Daarul Uluum Lido, dan juga berterima kasih sudah bersilaturahmi ke PM DULIDO. Kemudian dilanjut oleh perwakilan dewan asatidz Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Beliau berterus terang bahwa PM DULIDO bukan siapa-siapa mereka, karena Alm. H. Ahmad Dimyati adalah kakak kelas pimpinan pesantren mereka. “Terima kasih sudah mengijinkan kami untuk belajar” tutur beliau sebagai penutup penyampaiannya. Setelah itu penyerahan cindramata dari kedua belah pihak dan foto bersama.

Acara selesai pada pukul 09.30 WIB. Setelah sempat foto bersama antara pengurus IP3DA dan Pengurus HISADA, warga PONPES Daarul Ahsan langsung pamit beranjak pulang. Semoga dengan adanya acara ini dapat membawa pengaruh yang baik bagi PM DULIDO maupun PONPES Daarul Ahsan.

Technical Meeting SPARTCOM VII

Technical Meeting SPARTCOM VII

Technical meeting pada hari ini menunjukan bahwa persiapan penyelenggaraan Spartcom VII di Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum Lido semakin siap dilaksanakan. Ajang Perlombaan yang kerap dilaksanakan tiap tahun ini mengundang antusias dari Lembaga-lembaga Pendidikan sekitar daerah Jawa Barat dan Banten, mulai dari tingkat Pendidikan SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA.

Berhubung akan diselenggarakannya Spartcom VII di Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum Lido, tepat pada hari minggu, 26 Januari 2020  pondok kami tercinta mengadakan technical meeting untuk para peserta perlombaan umum Spartcom VII. Acara ini bertujuan untuk memberikan arahan mengenai peraturan dan alur perlombaan. Grand opening Spartcom VII akan dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2020

Acara pada pagi hari ini diawali dengan pendaftaran ulang para partisipan perlombaan Spartcom VII bertempat di halaman Gedung Madrasah Aliyah pada pukul 08.00 WIB dan untuk technical meeting perlombaan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Haritsah. Technical meeting dibagi menjadi tiga ruangan, ruangan pertama digunakan untuk pengarahan calon perserta lomba umum seperti, pidato, storytelling, marawis, dan kaligrafi. Ruangan kedua digunakan untuk pengarahan para calon peserta lomba paskibra atau Bentang Bima. Dan ruang terakhir dipergunakan untuk pengarahan para calon peserta pencinta gerakan pramuka yang akan berpartisipasi dalam perlombaan LP3 atau Linadar.

Di setiap ruangan pengarahan dibimbing oleh para asatidz dan asatidzah Daarul Uluum Lido. Dalam perlombaan umum pemaparan peraturan dan alur perlombaan dijelaskan oleh ust. Hendra,dkk. Di perlombaan Bentang Bima atau Paskibra dijelaskan oleh ust. Nizar,dkk. Dan untuk perlombaan LP3 atau Linadar, pemaparan peraturan dipaparkan  oleh ust. Rizky Abdillah,dkk. Acara selesai pada siang hari tepat pukul 11.15 WIB. Namun, tidak hanya tiga kategori perlombaan diatas saja. Acara technical meeting pada hari ini dilanjutkan dengan pengarahan perlombaan yang berkaitan dengan alat musik yang kita kenal dengan nama marching band. Technical meeting untuk lomba Marching Band diselenggarakan setelah dzuhur hingga pukul 14.15 WIB bertempat di Gedung Haritsah.

Ajang perlombaan Spartcom VII akan dilaksanakan dalam kurun waktu Sembilan hari. Perlombaan akan dilaksanakan setelah grand opening di buka pada tanggal 1 Februari mendatang adalah ajang perlombaan Bentang Bima dan Marching Band dan disusul lomba-lomba lain dihari-hari berikutnya.

Seluruh ajang perlombaan yang diadakan di Pondok Pesantren Modern ini adalah bentuk sikap menjaga hubungan baik antar Lembaga Pendidikan di sekitar area Jawa Barat dan Banten.

TENGKO (Teng Komando)

TENGKO (Teng Komando)

Pada senin tanggal 20 Januari 2019, Pesantren Modern Daarul Uluum Lido mengadakan pertemuan akbar yang melibatkan para guru dan santri DULIDO sebagai pengganti upacara dwi mingguan yang kerap di laksanakan dalam rangka membangun rasa nasionalis dalam jiwa seluruh warga DULIDO. Acara tersebut berlangsung di aula putra tepat pada pukul 07.00 WIB. Tujuan diadakannya adalah untuk mempublikasikan ketentuan yang telah ditetapkan oleh mudir tarbiyatul mu’allimiin al-islamiyah, al-ustad M. Affan Afifi SH.I.

Pertemuan kali ini mempublikasikan sebuah ketentuan yang akan menjadi kebiasaan dalam menanamkan akhlakul karimah pada diri para santri di pondok pesantren modern ini. “TENGKO” begitulah beliau menyebutnya.

TENGKO adalah singkatan dari teng yang berarti jaros atau bel dan komando yang berarti kami warga DULIDO berpacu dengan jaros atau bel dalam setiap kegiatan. Maka dari itu, walaupun kami telah memiliki bel modern, mudir  mewajibkan santri-santrinya putra maupun putri untuk memiliki bel tradisional. Selain sebagai peringatan salat lima waktu, bel / jaros tersebut juga digunakan sebagai peringatan waktu ekskul, makan, belajar malam, kanis ( membersihkan pesantren ) dsb. Dengan diadakannya jaros  ini akan selalu mengingatkan kita betapa pentingnya menghargai waktu. Mudir  pun menambahkan dalam penyampainnya bahwa seluruh warga DULIDO wajib memiliki kedisiplinan dalam waktu, karena untuk menjadi sukses kita harus bisa memanfaatkan setiap detik dalam hidup kita.

Antusias santri semakin bertambah ketika mudir membacakan peraturan-peraturan kedisiplinan baru di awal semester genap ini. Mulai dari aturan berpakaian, perizinan, tingkah laku dan kebiasaan santri yang telah terinci lengkap dalam tata tertib pesantren. Dengan adanya pembacaan peraturan-peraturan ini diharapkan semua santri bisa mematuhinya dengan ikhlas, sebagai perwujudan rasa cintanya kepada pondok.

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam setengah, acara berakhir pada pukul 08.30 WIB. Para santri kembali pada rutinitasnya sebagai seorang pelajar di kelasnya masing-masing. Begitulah mudir mendidik kami santri Daarul Uluum Lido dalam disiplin waktu.